mau gigi kuat ??

untitled Gara2 tugas akustik, jadi ketagihan posting yang unik2..

tau nggak..tau nggak

Pada percobaan yang dilakukan di UI, stimulasi music yang harmonis mampu memacu pembentukan gigi dan mandibula (tulang rahang) anak tikus wistar menjadi lebih baik dan berkualitas. (ya,walaupun percobaannya masih dikalangan tikus, tapi lumayan lah buat referensi^_^)

Dari penelitian terungkap, paparan musik klasik selama masa kehamilan (pranatal) dan bayi mampu meningkatkan pertumbuhan serta kualitas gigi dan tulang rahang anak-anak tikus. Efek positif musik terhadap kualitas gigi dan tulang rahang terlihat bukan saja pada tikus yang gizinya tercukupi, tetapi juga pada anak tikus yang asupan nutrisinya kurang.

Pada kelompok tikus dengan paparan musik dan asupan nutrisi normal, kualitas serta pertumbuhan gigi dan mandibula-nya lebih baik dari kelompok tikus dengan nutrisi normaltanpa musik. Sementara pada kelompok tikus dengan asupan gizi rendah, anak tikus dengan paparan musik memiliki pertumbuhan dan kualitas gigi lebih baik dibandingkan yang tanpa paparan music.

Musik secara prinsip memang dapat mempengaruhi proses dan tahapan pembentukan organ pada manusia. Musik membuat setiap proses dari tahapan pembentukan menjadi lebih teratur.

Pengaruh musik terhadap kualitas dan pertumbuhan gigi dan tulang rahang diukur dan diteliti melalui metode analisis makro, seluler dan teknologi nano. Selain itu juga ditunjang dengan pengukuran kandungan kalsium dan fosfor pada permukaan email gigi dan tulang rahang anak tikus dan analisis kristal hidroksiapatit yang mengetahui peningkatan kekuatan jaringan keras.

Dari hasil penelitian, pertumbuhan gigi dan rahang kelompok tikus yang mendengar music lebih cepat dan lebih aktif. Dengan musik ini, pertumbuhan gigi dan rahangnya menjadi optimal. Dari segi kualitasnya, gigi dan rahang tikus yang mendengar musik juga lebih baik.

(referensi ; artikel “musik untuk kekuatan gigi” UI)

ternyata manusia bukanlah satu-satunya seniman di planet ini..

Emm..akhirnya ngeblog lagi setelah sekian lama berkecimpung di dunia per-Diesan UKM. Jadi ceritanya sekarang ngeblog sekaligus menuhin tugas akustik dari Pak Joko & Pak Komang.

Ok. Mari sekarang kita berbicara tentang dunia akustik. Hal yang akhir-akhir menurutku adalah laut. Nah, sekarang bahasannya tentang salah satu penghuni laut yaitu ikian paus. Apa hubungan paus dengan akustik ? ada donk,,pernah kepikiran nggak tentang suara-suara endusan yang d122ikeluarkan ikan paus?

Jadi setelah baca artikel-artikel tentang ikan paus, ternyata menurut para ilmuwan ikan paus biru (Balaenoptera Musculus ) adalah hewan yang memiliki suara paling keras , yang juga menyandang gelar sebagai hewan terbesar di bumi. Suara ikan paus biru lebih keras daripada suara motor Harley Davidson. Bahkan lebih keras daripada suara konser rock yang paling keras, dan juga lebih keras dari ledakan bom. Suara ikan tersebut adalah 188 desibel..! Angka ini sama dengan 1 juta kali suara mesin jet (yang mencapai tingkat kekerasan suara 120-130 desibel). Perlu diingat bahwa tingkat kekerasan suara bertambah secara logaritmis. Ini berarti setiap kenaikan 10 desibel berarti peningkatan intensitas suara hingga 10 kali.

Wow..untung aja paus tinggalnya di laut,,bukan di darat (emm Tuhan memang Maha Dahsyat).

Dan uniknya lagi, Dari hasil penelitian terhadap mamalia laut, beberapa spesies ikan paus ternyata berbicara dengan dialek yang berbeda-beda. Paus biru dari barat laut Samudra Pasifik mengeluarkan suara berbeda dari paus-paus biru di barat Samudra Pasifik. Suara mereka juga berbeda dengan paus yang hidup di sekitar Antartika. Ketiga kelompok itu juga mengeluarkan suara yang tidak sama dengan paus biru di Cile. Paus-paus di Pasifik timur memiliki suara seperti ketukan dengan nada sangat rendah, diikuti sebuah irama lain.

Kelompok lain menggunakan kombinasi nada, ketukan, dan irama berbeda. Ikan paus humpback memiliki suara yang sangat menarik. Sebuah rekaman yang disebut “nyanyian ikan paus humpback” sangat laris pada tahun 1971. NASA bahkan mengirim rekaman itu ke antariksa.

Penelitian ilmiah yang dilakukan oleh ahli biologi laut, Peter Tyack menunjukkan bahwa ikan paus berkomunikasi dengan pola suara yang kompleks dan mengulang. Dengan menggunakan saluran gelombang, sebuah teknik untuk memproses sinyal digital, Mark Fischer, seorang insinyur dari utara Kalifornia bisa mengubah pola ini ke film dan gambar statis yang indah yang terlihat seperti mandala sonik. Saluran gelombang mengambil nuansa yang mungkin terlewatkan oleh telinga manusia atau metode visualisasi yang kurang canggih.untitled

Melalui perbandingan, semua spesies ikan paus mempunyai pola dan resonansi tersendiri yang unik. Dia percaya bahwa pengulangan dalam lagu ikan paus mengikuti aturan tata bahasa yang sama dengan bahasa manusia. Ketika Anda melihat apa yang ikan paus lakukan dengan suara, atau mulai melihat apa yang mampu mereka lakukan, sangatlah jelas bahwa manusia bukanlah satu-satunya seniman di planet ini.

Keajaiban lainnya, ternyata ikan paus mempunyai kemampuan yang disebut echolocation. Echolocation adalah kemampuan binatang dalam memproduksi frekuensi yang sedang atau tinggi serta mendeteksi echos dari suara ini untuk menentukan jarak dari suatu objek, dan untuk mengenali keadaan fisik di sekitarnya. Echolocation ini memberikan informasi yang detail dan akurat tentang keadaan sekeliling. Echolocation ini memproduksi frekuensi tinggi. Frekuensi tinggi yang digunakan mamalia laut ini memberikan resolusi yang tinggi, meskipun bagaimanapun suara frekuensi tinggi memiliki banyak keterbatasan di dalam air. Echolocation ini penting tidak hanya untuk mendeteksi dan menangkap mangsa tetapi juga melihat lingkungan sekitar.

Kegunaan lain dari suara oleh mamalia laut kemungkinan untuk melemahkan atau menarik perhatian mangsa. Hasil riset memperlihatkan bahwa mamalia laut memproduksi sumber suara intens ketika mencari makanan. Informasi mengenai penggunaan suara dalam hal ini sangat terbatas, namun dapat dipahami bahwa mamalia laut menggunakan suara untuk proses biologis yang cukup vital. Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa mamalia laut menggunakan sinyal suara untuk berkomunikasi satu sama lain di dalam air. Penelitian terakhir bahkan menunjukkan bahwa paus punya dialek berupa suara siulan dan denyutan.

Shapiro menunjukkan bahwa kedua jenis suara bukanlah sinyal yang dipakai untuk bertukar informasi mengenai sumber makanan, tapi sekedar menunjukkan identitas individu dalam komunikasi sosial. Mereka rutin melakukan migrasi hingga ribuan kilometer dan berkelompok. Maka dengan suara yang berbeda-beda, masing-masing dapat membedakan individu dalam kelompoknya atau kelompok lainnya. Hasil penelitian ini dimuat dalam Journal of Acoustical Society of America edisi September 2006.

Referensi

  • blog.its.ac.id/abimanyu82neitsacid/2007/09/26/pencemaran-suara-di-laut
  • ikanmania.wordpress.com
  • Era Baru News ”kisah perjalanan ikan paus”
  • JNet9 “IKAN PAUS RAKSASA”
  • pandiran “Identitas Suara Paus Unicorn “ kompas.com/Suara Bising di Bawah Laut Bahayakan Paus

he’s always on my mind
From the time I wake up,
Till I close my eyes.
he’s everywhere I go
he’s all I know.

And though he’s so far away,
It just keeps getting stronger everyday
And even now he’s gone
I’m still holding on

So tell me, where do I start
‘Coz it’s breakin’ my heart
Don’t wanna let her go

Chorus:

Maybe my love will come back someday
Only heaven knows
And maybe our hearts will find a way
But only heaven knows
And all I can do is hope & pray
‘Coz heaven knows.

My friends keep telling me
That if you really love him,
You’ve gotta set him free
And if he returns in time
I’ll know he’s mine

But tell me, where do I start
‘Coz it’s breakin’ my heart
Don’t wanna let him go

‘Coz heaven knows
Why I live in despair
‘Coz wide awake or dreamin’,

I know he’s never there
And all the time I act so brave,
I’m shakin’ inside
Why does it hurt me so?

Heaven knows… heaven knows.

semester 6…hehehe

  • sensor
  • sinyal
  • sisdig

masa-masa itu,,,

emm..udah mo dies lagi..bentar lagi bakal terulang pertanyaan2 dan celetukan2 yg sama dari tahun ke tahun dari org yg g tau ttg apa yang aku dapatkan dari rutinitas ini..

emm,,semoga itu merupakan salah satu bentuk kepedulian mereka terhadap aku ( hehehe merasa kurang perhatian akhir2 ini ). ya,,tia org punya obsesi masing2 toh..

aku dan dia berbeda..apalagi dengan mereka..emm mungkin komunitasnya juga berbeda..tempat menghabiskan waktunya juga berbeda..

Ya Allah,,semoga pilihanku tidak salah..

Petunjukmu yg hamba harapkan Ya Allah…

Semangat puput,,kamu g sendirian kok..

jalan hidup tiap org kan beda2..jadi jgn takut…g akan ketuker kok..

buat diceritain sama anak cucu juga…amiennnnn